|
Penjing merupakan awal dari pembentukan seni pemangkasan bonsai, yang pada dasarnya merupakan seni pemangkasan dari China. Keindahan seni pemangkasan tanaman ini telah mempesona para raja hingga pihak kerajaan menjadikan penjing sebuah taman yang mengelilingi lingkungan kerajaan pada masa dinaty Han (206SM – 220M). Maksud dari pembuat taman yang mengelilingi kerajaannya merupakan reperentasi daerah kekuasaannya, dimana sang kaisar dapat memandanginya setiap sore hari. Pemandangan yang tercipta dari tanaman penjing, begitu fenomenal pada masa itu membuat perkembangan penjing digemari berbagai pejabat kerajaan. Pada perkembangannya penjing lebih dikenal sebagai seni pemangkasan tanaman dengan cerminan makna ajaran agama Tao. Bagian ajaran agama Tao ini mengenai ajaran keseimbangan alam dan lebih mengarah pada jenis tanaman obat. Sekarang ini salah satu perkembangan penjing yang begitu digemari ialah tanaman ginseng gingko biloba. Gingko biloba merupakan tanaman obat yang mempunyai banyak khasiat dan mempunyai keindahan pada bentuknya sehingga membuat perkembangan seni pengkerdilan pada gingko biloba berkembang dengan pesat. Perkenalan bonsai ke masyarakat Eropa. Pada pertengahan tahun 1900an seni tanaman bonsai mulai diperkenalkan kedunia barat pada bangsa Eropa khususnya. Adalah melalui berbagai macam pameran eksibisi bonsai dapat dikenal didaratan eropa. Paris merupakan kota mode dari segala hal, sehingga kota ini jugalah yang pertama kali mengadakan pameran tentang tanaman bonsai. Pameran yang diadakan pada tahun 1987 di Paris ini ternyata membuat para pecinta tanaman hias didunia barat sangat terpesona. Setelah pameran bonsai di Paris, eksibisi bonsai berlanjut pada pameran London dan pameran yang lainnya yang seakan menjadi gulungan bola salju informasi tentang bonsai yang tanpa berhenti perkembangannya. Informasi tentang bonsai dimasyarakat Eropa menimbulkan banyak permintaan akan bonsai yang membuat para produsen tanaman hias di Eropa mulai mencari tahu cara mengembangkan bonsai. Sebagian masyarakat barat pada masa pertama kalinya bonsai datang ke Eropa menilai, bahwa bonsai merupakan penyiksaan terhadap tanaman dengan adanya pembunuhan pada gen pertumbuhannya. Namun seiring perjalanan penyempurnaan cara pandang tentang bonsai, membuat pendapat ini berubah dan mulai mengkategorikannya sebagai seni tanaman hias. Ketertarikan masyarakat Eropa terhadap bonsai membuat eksistensi Jepang sebagai pengembang seni pemangkasan ini makin diakui oleh dunia sehingga menjadikan Jepang menjadi tujuan utama pembelajaran bonsai. Perkenalan bonsai ke masyarakat Amerika. Benua Amerika sebagian besar masyarakatnya mengenal bonsai setelah berakhirnya perang dunia ke 2 dengan pulangnya para tentara mereka setelah berperang dengan Jepang. Dikarenakan keindahan bonsai yang begitu mudah membuat orang terpesona maka tidak begitu heran hanya dalam hitungan beberapa tahun kedepan sejak perkenalannya dengan masyarakat Amerika. Teknik seni pemangkasan tanaman ini mampu membuat para pecinta tanaman hias Amerika, berdatangan ke Jepang untuk menimba ilmu lebih dalam tentang bonsai sebagai seni pemangkasan tanaman hias. Tokyo merupakan kota yang penuh akan segala macam perkembangan, begitu juga bonsai dimana desa Omiya yang merupakan salah satu daerahnya menjadi pusat studi bagi para pendatang dari barat untuk memperdalam ilmu pengkerdilan tanaman melalui pemangkasan ini. Di desa ini pula timbul berbagai jenis bonsai dari berbagai ekperimen yang dikembangkan oleh para kelompok studi. Kelompok studi ini beranggotakan pecinta bonsai dari berbagai negara. Kelompok studi ini makin membuat bonsai terkenal keseluruh penjuru dunia. Keindahan bonsai yang mampu memberikan pemandangan penuh ketenangan pada manusia mempermudah seni tanaman ini untuk berkembang dengan cepat. Begitu banyaknya permintaan tanaman bonsai ini telah membuat ruang pasar yang cukup besar hingga terciptanya berbagai industri tanaman bonsai. Industri bonsai ini membuat perkembangan bonsai meluas dengan jenis tanamannya. Setelah awal 1950an negeri China dengan para pengembang pengkerdilan tanamannya mengklaim bahwa penjing lebih berkembang dan lebih kuat akan perubahan cuaca dibandingkan dengan bonsai. Hal ini membuat dunia barat mulai melirik penjing. Namun perbedaan yang ada pada bonsai maupun penjing adalah merupakan sinergi saling membangun bagaikan satu akar yang berbeda cabang karena memang pada dasarnya bonsai berasal dari China.
|