Home arrow Memulai Bertanam Bonsai

Memulai Bertanam Bonsai PDF Cetak E-mail

 

Memulai sesuatu yang baru adalah perjalanan menyenangkan, terlebih anda tahu tentang apa yang akan anda kerjakan dan menyenangi apa yang akan dikerjakan. Bertanam yang akan kita kerjakan ini memerlukan suatu bentuk kesabaran yang terkontiniunitas. Memang membutuhkan kesabaran yang tinggi namun bukan berarti sesulit apa yang anda bayangkan. Apabila kegagalan dalam membentuk bonsai terjadi, maka itu suatu keuntungan bagi anda karena pengalaman merupakan ilmu terbaik dalam penerapan seni pemangkasan tanaman ini. Berikut akan dijabarkan apa yang merupakan langkah utama dalam memulai teknik pengkerdilan tanaman melalui seni pemangkasan.

 

 

Langkah pokok memulai bertanam bonsai.

 

Pemilihan tanaman.

 

Pemilihan tanaman yang akan anda jadikan bonsai merupakan suatu awal kesuksesan dalam pembentukan bonsai. Untuk kita mendapatkan bakal bonsai umumnya dapat ditemukan pada toko tanaman hias disekitar daerah tempat tinggal anda. Pengambilan tanaman liar sebagai bibit bonsai juga sangat diperbolehkan. Mungkin anda bisa mengambil bakal bonsai dihalaman belakang rumah.

 

Pilihlah tanaman yang mempunyai batang utama yang cukup kuat dikarenakan anda akan membutuhkannya dalam awal seni pemangkasan ini. Pemindahan bibit tanaman dari habitat aslinya kedalam wadah yang akan digunakan hendaknya dikerjakan dengan hati – hati agar akarnya tidak mengalami kerusakan yang besar.

 

 

Pemindahan tanaman 

 

Langkah pertama yang mungkin anda bisa lakukan setelah menentukan tanaman yang akan dibonsai adalah pemindahan tanaman yang akan dijadikan bonsai dari alamnya kedalam sebuah pot dengan menggunakan pengungkit akar. Tanamlah pohon yang anda kehendaki kedalam pot, ingat! Lakukanlah dengan hati – hati. Dalam menanam bonsai kedalam pot hendaknya anda membuang akar yang telah mati atau sudah tidak berkembang.

 

Singkirkan dan pangkaslah serabut akar maupun batang akar yang telah tidak berkembang karena akar yang telah mati hanya akan memperlambat perkembangan akar yang lainnya. Pemeriksaan secara berkala juga harus diterapkan pada akar bonsai dan bila anda tidak mempunyai perkembangan pada akar maka hal itu juga akan terjadi pada batang maupun cabang.

 

Perkembangan akar diharuskan tetap terjadi dengan tidak melebihi pot sebagai pijakannya. Selain dari pengambilan bakal bonsai dari tanaman langsung, bakal bonsai juga bisa dapat diambil dengan cara pengembangan mekanikal dalam pertanian seperti okulasi, stek dan yang lainnya.

 

Proses selanjutnya buatlah sebuah kerangka dasar bentuk bonsai sesuai temanya. Untuk melakukan pembentukan batang maupun cabang yang anda kehendaki, bisa dengan menggunakan kawat yang dibantu oleh alat pembengkok yang tersedia ditoko tanaman hias. Pengkawatan yang baik untuk membentuk alur bonsai bisa anda lakukan dengan menggunakan plastik sebagai pelapisnya sebelum diikat oleh kawat.

 

Periksalah lekuk batang maupun cabang secara berkelanjutan agar perkembangannya tidak menjadi liar. Lepaskanlah kawat dari batang diwaktu yang tepat dan diharapkan jangan sampai meninggalkan suatu luka bekas kawat dibatang maupun cabang. Lakukanlah pemangkasan dengan seperlunya periksa secara berkala bentuk ranting sesuai tema bentuk yang akan kita tuju. Untuk langkah selanjutnya lakukanlah pemeliharan yang berkelanjutan agar bonsai yang akan anda pelihara mempunyai bentuk yang indah dan sehat.

 

 

Pemilihan bentuk Bonsai.

 

Bentuk yang umumnya digunakan oleh sebahagian pemula adalah bentuk tegak lurus. Karena dari bentuk bonsai ini akan dipelajari dasar apa saja yang akan diperlukan dalam merawat bonsai. Kawat dapat digunakan dalam pembentukan alur perkembangan tanaman. Periksa pertumbuhan cabang dan ranting secara seksama dan berkala karena akan menentukan keberhasilan kita dalam membentuk bonsai.

 

Setelah anda berhasil pada bentuk tegak lurus maka anda bisa meneruskan dengan bonsai bentuk tegak lurus tidak beraturan. Pada dasarnya perbedaan yang anda akan dapatkan pada bentuk tegak lurus dan tegak lurus tidak beraturan, hanya pada bentuk lengkungan yang terjadi dibatang utamanya. Adanya lengkungan dibentuk tegak lurus tidak beraturan hanya sebagai variasi bukan penghilang bentuk utamanya yaitu ujung yang lancip dan memberikan kesan bangunan kerucut. Selanjutnya anda bisa memulai membuat bonsai dengan jenis yang agak memerlukan skill yaitu anak air terjun dan bentuk tersapu angin. Pembentukan bonsai jenis ini merupakan bentuk kreativitas yang dapat dijabarkan secara bebas dan tidak ada aturan baku pada perkembangannya.

 

 

Pemilihan tanah.

 

Tanah merupakan bagian yang penting dalam memulai pembentukan bonsai karena ditanahlah perkembangan dahan, batang, dan ranting ditentukan. Pilihlah tanah yang kadar humus tidak terlalu tinggi dikarenakan kadar humus yang terlalu tinggi hanya akan memberikan kegemburan tanah yang berlebihan.

 

Kemudian aturlah agar kelembaban tanah selalu terjaga dimana kelembapan tanah mempunyai pengaruh suhu tubuh pada bonsai. Perhatikan kekeringan tanah saat anda melakukan penyiraman, hindari penggumpalan air didalam tanah karena penggumpalan air dalam tanah membuat akar tanaman kelebihan air yang tentunya membahayakan kesehatan tanaman. Untuk kecocokan yang sesuai antara tanah dengan jenis pohon yang akan dikembangkan dapat anda peroleh informasinya di toko tanaman hias disekitar anda.